Bahan Nabati untuk Kosmetik dan Merawat Kulit

Merawat kulit bisa sangat tricky. Perawatan yang murah sering kali meragukan, sementara perawatan yang mahal belum tentu memberikan hasil yang memuaskan. Padahal di sekitar kita ada banyak sekali bahan nabati yang bisa digunakan untuk merawat kulit kita. Hasilnya pun sangat memuaskan. Selain itu, perawatan kulit menggunakan bahan nabati juga menawarkan rasa aman untuk kulit, karena bebas bahan kimia.

Mengapa memilih bahan nabati sebagai bahan alami untuk merawat kulit? Bahan nabati apa saja yang bisa digunakan untuk merawat kulit? Bagaimana mengolah bahan-bahan nabati tersebut agar berkhasiat? Serta, bagaimana cara meningkatkan khasiatnya, agar didapatkan pengalaman yang lebih saat digunakan? Semua pertanyaan itu akan kita bahas pada artikel kali ini. Selamat membaca!

Alasan Menggunakan Bahan Nabati untuk Merawat Kulit.

Di era yang lebih modern sekarang, di mana bahan-bahan an-organik semakin mudah ditemui di pasaran, masyakarat mulai beralih menggunakan bahan alami untuk konsumsi, termasuk untuk perawatan kulit. Trend ini semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya kesadaran manusia mengenai kesehatan. Termasuk juga untuk merawat kulit, trend yang berkembang sekarang adalah penggunaan bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.

Menggunakan bahan alami dari bahan nabati untuk dijadikan bahan perawatan kulit, memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

  • Berbagai khasiat hebat yang bisa ditawarkan berbagai jenis bahan nabati.
    Dengan berlimpahnya jenis bahan nabati yang bisa ditemui, semakin banyak pula pilihan khasiat yang ingin didapatkan. Tentunya hal ini menjadi keuntungan bagi pengguna, dalam memilih jenis bahan yang ingin digunakan.
  • Aman untuk kulit.
    Penggunaan bahan alami juga menawarkan rasa aman saat digunakan. Hal ini tentunya karena penggunaan bahan alami akan cenderung lebih aman, dibandingkan dengan penggunaan bahan kimia.
  • Pengalaman yang menyenangkan.
    Hal lainnya yang ditawarkan adalah pengalaman yang menyenangkan, saat mengetahui resep-resep baru dalam merawat kulit. Pengalaman yang menyenangkan itu juga hadir beriringan dengan pengetahuan-pengetahuan baru dibidang perawatan kulit secara alami.
  • Nilai ekonomis.
    Kemudian juga nilai ekonomis, yang ditawarkan dengan menggunakan bahan alami untuk merawat kulit. Tidak hanya bersifat penghematan, tapi juga bisa dijadikan sumber pemasukan. Misalnya dengan melakukan produksi produk perawatan kulit dari bahan alami, untuk dijadikan bahan bernilai ekonomi yang tinggi.

Bahan Nabati yang Sering Dijadikan Bahan Kosmetik dan Perawatan Kulit

Ada banyak sekali bahan nabati yang bisa digunakan untuk kosmetik dan perawatan kulit. Berikut ini adalah beberapa bahan nabati untuk kulit yang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia. Disimak ya!

Beras

Pertama adalah beras. Selain untuk dikonsumsi sebagai bahan makanan pokok, beras juga memiliki khasiat yang hebat untuk kulit. Hampir semua bahan bedak dingin (masker tradisional) menggunakan beras sebagai bahan utamanya. Hal ini tentunya berkaitan dengan kemampuan beras untuk menyerap dan mengikis kotoran.

Selain itu, sifat beras yang netral membuat beras bisa dengan mudah dikombinasikan dengan bahan-bahan lain untuk dijadikan bahan perawatan kulit yang lebih berkhasiat, bahkan yang bernilai ekonomis untuk industri dan perdagangan.

Beberapa jenis beras juga diketahui mengandung nutrisi yang sangat penting untuk kulit, yaitu vitamin E. Jenis beras ini adalah jenis beras Thailand dan beras Jepang. Jenis beras ini bisa ditandai dari bentuk fisiknya. Bulir beras Jepang umumnya berbentuk lebih bulat, sementar beras Thailand lebih panjang dan kurus. Karena kandungan nutrisinya, beras jenis ini sangat sering digunakan untuk bahan kosmetik dan perawatan kulit.

Ubi Jalar atau Ubi Rambat

Ubi jalar, ubi rambat, atau sering juga disebut ubi manis, cukup mudah ditemukan di Indonesia. Meski belum banyak digunakan, sebenarnya khasiat ubi jalar untuk kulit sangat banyak, di antaranya:

  • Mengatasi masalah kulit berminyak.
    Ubi jalar dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit berminyak. Cukup dengan merebus ubi jalar hingga matang, dinginkan, lalu hancurkan dengan cara ditekan-tekan menggunakan sendok. Tambahkan 1 sendok teh madu dan 2 – 3 sendok teh air perasan jeruk nipis, lalu balurkan di wajah. Diamkan selama 20 – 30 menit, lalu bilas dan bersihkan.
  • Menghaluskan kulit dan sebagai toner alami.
    Khasiat ubi jalar selanjutnya adalah untuk menghaluskan kulit. Caranya adalah dengan memanfaatkan air rebusan ubi jalar sebagai toner untuk kulit. Setelah merebus ubi jalar, ambil air rebusannya, dan dinginkan. Masukkan air rebusan ini ke dalam botol, dan simpan di dalam kulkas. Gunakan kapas untuk mengusapkan toner ini di wajah. Toner alami dari ubi jalar ini dapat menyerap kotoran, membersihkan sampai ke dalam pori, sekaligus menetralkan kulit yang teriritasi.
  • Mengatasi masalah telapak kaki kering dan tumit pecah-pecah.
  • Mengatasi masalah mata panda (lingkar hitam di sekitar mata).
  • Mencegah penuaan dini, dan lain sebagainya.

Kentang

Sama halnya dengan ubi jalar, kentang juga sangat mudah ditemukan di Indonesia. Makanan ini sering kali dikonsumsi sebagai sayuran, hingga diolah menjadi camilan. Selain itu, karena memiliki banyak khasiat untuk kulit, sejumlah industri kosmetik ternama juga sudah banyak mengeluarkan produk-produk perawatan kecantikan yang berbahan dasar kentang.

bahan nabati untuk kulit

Khasiat kentang untuk kulit, antara lain:

  • Menghilangkan garis halus dan kerutan di kulit;
  • Menghilangkan warna gelap di sekitar mata;
  • Perawatan untuk menghilangkan bercak hitam di kulit;
  • Perawatan untuk iritasi kulit akibat sengatan matahari; dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan khasiatnya untuk kulit, kentang dapat diolah terlebih dahulu (direbus), atau juga digunakan secara langsung dengan cara dicincang ataupun diiris tipis, dan digunakan sebagai masker wajah.

Bengkoang

Bahan nabati berikutnya yang banyak digunakan untuk kosmetik dan perawatan kulit adalah bengkoang. Bengkoang mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Nutrisi ini berperan sebagai pencerah alami untuk kulit. Untuk mendapatkan khasiatnya, bengkoang dapat digunakan sebagai masker wajah dengan cara diolah dengan cara yang sama seperti mengolah ubi jalar dan kentang. Cara lainnya adalah dengan memanfaatkan pati bengkoang, yang bisa didapatkan dari endapan sari bengkoang yang didiamkan selama beberapa waktu.

Anda dapat mencoba membuat masker bengkoang, dengan mengikuti langkah-langkah pada artikel sebelumnya. [Klik: cara membuat masker bengkoang]

Anda juga dapat mencoba Masker Wajah Organik, yaitu masker wajah yang dibuat dari campuran beras, susu, bengkoang, dan sejumlah bahan berkhasiat lainnya. Klik di sini untuk mendapatkan Masker Wajah Organik.

Bahan Nabati Lainnya yang Berkhasiat untuk Kulit

Selain bahan-bahan di atas, tentunya masih banyak bahan nabati/flora yang bisa dimanfaatkan untuk kosmetika atau untuk perawatan kulit, misalnya:

  • Daun sirih, untuk mengatasi jerawat dan antiseptik;
  • Jeruk nipis, untuk mencerahkan kulit;
  • Tomat, untuk mencerahkan kulit dan mengatasi sejumlah masalah jerawat;
  • Alpukat, yang bisa digunakan sebagai masker wajah untuk mengatasi masalah kulit kering; dan masih banyak lagi.

Nah, setelah membaca tulisan di atas, mungkin Anda berminat untuk mencobanya di rumah. Tuliskan hasil percobaan Anda pada kolom komentar yang tersedia di bawah tulisan ini. Atau, jika Anda memiliki resep nabati favorit untuk merawat kulit, kami akan senang sekali bila Anda ikut berbagi di sini.

2 thoughts on “Bahan Nabati untuk Kosmetik dan Merawat Kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *