Tips Olahraga Lari untuk Pemula untuk Hasil Lebih Efektif

tips olahraga lari untuk pemulaBeberapa orang menganggap bahwa lari adalah olahraga yang cocok untuk mereka yang baru mulai mencoba. Ada beberapa tips olahraga lari untuk pemula yang bisa diikuti untuk mencegah terjadinya cedera pada kaki dan sekitarnya.

Tips-Tips Olahraga Lari Untuk Pemula yang Harus Diikuti

Memulai kebiasaan sehat untuk berolahraga dan memilih berlari sebagai permulaan akan terasa sangat berat jika sebelumnya seseorang belum pernah berolahraga sama sekali. Pada kenyataannya, hampir semua yang baru akan mulai untuk berlari biasanya merasa terintimidasi atau panik, dan hal tersebut amatlah normal. Karena hal ini juga, ada baiknya seseorang ditemani oleh ahli ketika memulai.

Sebagai permulaan sebelum mulai berlari, ada baiknya seseorang mempersiapkan dirinya untuk kegiatan baru ini dengan cara:

Mendapatkan izin medis

Cara paling mudah untuk mendapatkan izin medis adalah dengan menemui dokter yang akan kemudian menguji fisik Anda. Harus diperhatikan bahwa mendapatkan izin dari dokter harus lebih diprioritaskan. Permintaan izin dari dokter ini akan menjadi hal kritis jika isu-isu berikut:

  • Anda berumur 65 tahun dan belum pernah berolahraga
  • Sedang hamil
  • Anda terserang obesitas
  • Anda merupakan perokok atau bekas perokok
  • Anda memiliki tekanan darah tinggi
  • Anda mengidap diabetes
  • Ada sejarah penyakit jantung pada keluarga

Ketika mendatangi dokter, pastikan juga memberitahu dokter tentang rencana olahraga Anda.

Mengetahui postur berlari yang benar

tips berlari untuk pemulaKetika seseorang memutuskan untuk mencoba berlari, postur tubuhnya juga harus tepat atau akan terjadi cedera yang cukup parah. Ada pula postur-postur tersebut adalah:

  • Kepala melihat ke depan
  • Mendarat dengan kaki tengah
  • Usahakan kaki tetap ke depan
  • Jaga tangan di daerah pinggang
  • Buat tangan anda rileks
  • Periksa postur
  • Rilekskan pundak
  • Putar tangan menggunakan pundak
  • Jangan melambung
  • Jaga agar tangan tetap ada di samping tubuh

Mencari tahu tentang cara pemanasan dan pendinginan

Hampir semua orang yang sudah biasa berolahraga mengetahui bahwa sebelum olahraga dimulai, seseorang harus melakukan pemanasan untuk menyiapkan kondisi tubuh untuk kegiatan yang akan segera dilakukan. Hal tersebut juga berfungsi sebagai peningkat detak jantung secara perlahan, agar tidak terjadi stress berlebih pada jantung ketika lari dimulai. Selain itu, pemanasan juga sangat baik untuk menghindari kram otot, karena dengan metode pemanasan yang benar, peningkatan kerja otot terjadi secara bertahap.

Pemanasan ini bisa dilakukan dengan cara berlari pelan sambil mulai membangun kecepatan selama beberapa menit, tapi sebelumnya pastikan Anda telah melakukan latihan aerobik ringan. Ketika kegiatan berlari sudah selesai, diharuskan juga melakukan pendinginan yang bisa dicapai dengan berlari kecil atau berjalan selama 5 hingga 10 menit dan lakukanlah peregangan untuk menyempurnakannya.

Mengetahui cara bernapas yang benar ketika berlari

Dalam berolahraga, kita tidak bisa sembarangan bernapas, karena bisa berakibat fatal pada tubuh. Cara yang baik dalam segala jenis olahraga adalah dengan menarik napas melalui hidung dan mengeluarkannya lewat mulut. Hal ini membuat karbon dioksida yang dikeluarkan lebih banyak, sehingga bisa menyerap oksigen lebih.

Tips Tahapan Latihan Berlari

Setelah seorang pemula berhasil menguasai hal-hal diatas, ada baiknya untuk mengikuti jadwal latihan pemula secara bertahap, yang terdiri dari:

  • 4 minggu menuju satu mil
  • 4 minggu menuju dua mil
  • Rencana 8 minggu untuk berlari 30 menit dan lebih

Dengan mengikuti jadwal yang telah ditentukan, kemungkinan besar tidak akan terjadi kecelakaan seperti terkilir, kram otot, atau semacamnya. Untuk itu, tips olahraga lari untuk pemula ini wajib diketahui bagi Anda yang ingin menggeluti hobby olahraga berlari yang sedang menjadi trend ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *